Rabu, 23 Mei 2018

Workshop Pembinaan Karakter dan Mental Mahasiswa Bidikmisi IAIN Parepare



IAIN Parepare_ Sabtu-Minggu/19-20 Mei 2018 kegiatan Workshop Pembinaan Karakter dan Mental Mahasiswa Bidikmisi IAIN Parepare dilaksanakan di AULA IAIN Parepare. kegiatan ini terlaksana atas berkat kerjasama dari seluruh pihak dimana peserta dari Workshop tersebut yakni Mahasiswa Bidikmisi Angkatan 2017 sebanyak 95 Orang adapun Narasumber dari kegiatan ini yakni Bpk Ilhamuddin,S.Psi.,MA . Ujar Herdah selaku Ketua Panitia kegiatan tersebut.



Ahmad Sultra Rustan mengatakan bahwa kegiatan ini sangat baik dan tepat untuk dilaksanakan  karena disaat beberapa kampus memiliki mahasiswa yang karakternya negatif. Namun pada IAIN Parepare pemandangan seperti itu tidak nampak, apalagi dengan adanya workshop pembinaan karakter dan mental yang akan akan membuat karakter dan mental mahasiswa semakin baik. Ungkap Rektor IAIN Parepare saat membuka kegiatan tersebut.

 

 

 

 

 

Selasa, 22 Mei 2018

Antusias Calon Mahasiswa Baru, Jalur UM-PTKIN 2018

IAIN Parepare--- Panitia penerimaan mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melaksanakan ujian pada jalur kedua penerimaan yakni Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagaaman Islam Negeri (UM-PTKIN), Selasa (22/05). Sebanyak 1540 peserta mengikuti ujian yang tersebar pada setiap ruangan kelas yang ada di kampus IAIN Parepare.

Dr. Zainal Said ketua pelaksana ujian menjelaskan terdapat dua tipe ujian yakni Paper Based Test (PBT) dan  Computer Based Test (CBT). PBT adalah ujian yang diselenggarakan secara tertulis sedangkan Computer Based Test (CBT) di mana ujian yang diselenggarakan menggunakan komputer dengan jumlah butir soal dan panjang waktu tes yang sama dengan PBT.

[caption id="attachment_8084" align="alignnone" width="300"] Tipe ujian Computer Based Test (CBT)[/caption]

Rektor IAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra Rustan yang turut ikut memantau langsung pelaksanaan UM-PTKIN melihat antusias calon mahasiswa baru. "Kelihatannya mereka sangat antusias untuk mengikuti ujian sehingga nampak sekali kalau calon mahasiswa ini mempunyai harapan yang besar untuk diterima sebagai mahasiswa baru pada IAIN Parepare," ungkap Ahmad Sultra Rustan saat ditemui memantau di gedung Syariah, IAIN Parepare.



Lebih lanjut ia menjelaskan dari tiga ribuan peserta yang mendaftar melalui jalur SPAN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional) PTKIN dan UM-PTKIN tidak semua pendaftar bisa diterima. Hal ini dikarenakan adanya pembagian porsi kuota yang dibatasi dengan mempertimbangkan perbandingan antara rasio dosen dan mahasiswa yang belum mencukupi.

Di samping itu, Dr. Ahmad Sultra Rustan juga menekankan tidak ada afirmasi dalam penerimaan mahasiswa baru tersebut. "Mulai dari rektor sampai pada cleaning service tidak ada pesanan-pesanan bahwa tolong dibantu anak mereka untuk lulus. Kita di sini murni melakukan seleksi karena kami anggap bahwa ini adalah sebuah amanah yang harus kita jalankan dengan penuh tanggungjawab," ujar Ahmad Sultra Rustan.

Usai ujian dilaksanakan, para pengawas ujian yang merupakan dosen IAIN Parepare langsung mengumpulkan lembar jawaban dan berita acara kepada panitia pelaksana.

[caption id="attachment_8087" align="alignnone" width="300"] Tempat Pengumpulan, Gedung Rektorat Lantai 1[/caption]

 

Senin, 21 Mei 2018

Tentukan Tujuan Hidupmu

IAIN PAREPARE--Kita tidak tahu bangkit dari gagal ke berapa yang membuat kita sukses, jangan takut, gagal itu biasa teruslah berdiri dari jatuh itu karena kita lahir dengan berbagai macam anugrah dari-Nya,” tutur Ilhamuddin Nukman, S.Psi, M.A.".  Mahasiswa kadang tidak mengetahui tujuannya, sehingga semangat belajarnya lemah. tujuan yang tidak jelas mempengaruhi tindakan sehari-hari maka dari itu kita harus membangunkan mereka, mendukung mereka dalam berusaha, belajar, berkembang dan sukses. "tutur ilhamuddin Nukman dalam Workshop Pembinaan Karakter dan Mental Mahasiswa Bidikmisi Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare Sabtu, (19-20/05/18).

Kegiatan yang terselenggara di AULA IAIN Parepare digagas oleh Pengelolah Kegiatan Bidikmisi IAIN Parepare dengan tema "Membangun Karakter Bangsa yang Mandiri dan Unggul". Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor IAIN Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan   sekaligus membuka acara, di hadiri oleh Wakil Rektor 1 Muh. Djunaedi, Kepala Pesat Pengembangan Insani yang Handal (PASIH) Dr.H. Mukhtar Yunus, Kepala Perpustakaan Hamid, S.Ag.,M.Pd., pengelola kegiatan dan 66 peserta Workshop Pembinaan Karakter dan Mental Mahasiswa.

Jadil Haq Ketua Umum Ikatan Keluarga Mahasiswa Bidikmisi (IKBM) IAIN Parepare sekaligus peserta acara tersebut mengatakan "kegiatan tersebut sangat bermanfaat, dan kegiatan ini juga banyak memberikan motivasi kepada teman-teman terutama saya pribadi, tentang akan pentingnya menata tujuan hidup. mengajarkan kita  berbuat, melaksanakan dan untuk siapa kita melakukan semua itu. dalam kegiatan ini juga kita diajari untuk bagaimana cara mencapai tujuan-tujuan itu.

     

          

 

 

Minggu, 20 Mei 2018

Info: Penerimaan Warga Baru Asrama Kampus IAIN Parepare

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare membuka penerimaan warga baru asrama kampus khusus mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019. Penerimaan dilakukan dengan melakukan pendaftaran yang dibagi menjadi tiga tahap, diantaranya:
Tahap Pertama (I)

  • Pendaftaran : 22 Mei - 05 Juni 2018

  • Tes 06 Juni 2018

  • Pengumuman : 08 Juni 2018


Tahap Kedua (II)

  • Pendaftaran: 10 Juli s/d 17 Juli 2018

  • Tes 18 Juli 2018

  • Pengumuman 20 Juli 2018


Tahap Ketiga (III)

  • Pendaftaran 30 Juli s/d 01 Agustus 2018

  • Tes 02 Agustus 2018

  • Pengumuman 03 Agustus 2018



Berbagai kegiatanpun disediakan guna meningkatkan kualitas diri yang akan bermanfaat baik di dunia maupun di akhirat seperti sholat berjamaah, dzikir dan kajian Islam, pembinaan bacaan Al-Qur'an, pembinaan tilawah Al-Qur'an, pembinaan tahfidzh Al-Qur'an, pembinaan bahasa (Inggris dan Arab), pembinaan akhlak, pembinaan dakwah dan muhadarah serta pembinaan kitab gundul.

Adapun fasilitas pendukung pada Asrama Puteri (Aspuri) maupun Asrama Putera (Aspura) diantaranya tempat tidur, lemari, meja & kursi, wc/kamar mandi dan dapur umum. Pendaftaran dapat dilakukan di kantor pusat PASIH (Pusat Pengembangan Sumber Daya Insani yang Handal) IAIN Parepare.

Testimoni


"Asrama itu mampu menjadikan kita orang yang bisa disiplin, bisa manajemen waktu, dapat banyak ilmu dan juga mengenal banyak teman walaupun beda daerah".


-Asriani-


Mahasiswa IAIN Parepare yang kini menjadi salah satu pembina Aspuri (Asrama Putri).



 

Info: Dapatkan Kesempatan Ikut Bimbingan TOEFL ITP, Gratis

IAIN Parepare--- Unit Pengembangan Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare membuka pendaftaran seleksi bimbingan TOEFL (Test of English as a Foreign Language) ITP (Institutional Testing Program). Pendaftaran dapat dilakukan di lantai 2, kantor LAB Bahasa IAIN Parepare yang dimulai tanggal 18 Mei hingga 31 July 2018.

TOEFL ITP (Institutional Testing Program) adalah salah satu jenis tes yang dikeluarkan oleh English Testing System (ETS) khusus untuk wilayah Asia. Skor TOEFL ITP bersifat institutional yang berarti hanya digunakan untuk institusi dan wilayah lokal tertentu dan tidak berlaku untuk seluruh negara di dunia.

Hanya 150 mahasiswa yang telah melakukan pendaftaran akan diseleksi melalui TOEFL Predicition. Dari 150 mahasiswa akan dipilih 25 mahasiswa yang akan dibimbing selama tiga puluh kali pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut akan dibahas tips dan trik serta latihan mengerjakan soal-soal tes TOEFL. Selanjutnya, dari 25 mahasiswa  akan dijaring menjadi 10 besar  yang akan dibiayai mengikuti tes TOEFL ITP yang nilainya seharga Rp. 500.000/net.

Dillah salah satu panitia pelaksana mengatakan skor tes TOEFL ITP bisa digunakan untuk mendaftar beasiswa ke luar negeri ataupun mendapatkan pekerjaan di perusahaan ternama.

Lebih lanjut ia menjelaskan pelaksanaan bimbingan TOEFL ITP tersebut dikarenakan akhir-akhir  tahun ini jarangnya mahasiswa yang berhasil mendapatkan beasiswa ke luar negeri. "Salah satu kendala utama karena skor TOEFL ITPnya rata-rata masih dibawah 500. Sebabnya karena mereka belum tahu tips dan trik menjawab soal TOEFL. Semoga bimbingan TOEFL ITP ini bisa menjawab tantangan-tantangan tersebut," harapnya saat diwawancarai via whatssapp (19/05).

Nantinya, mahasiswa yang berhasil mencapai skor 500 lebih akan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan berbagai beasiswa maupun mengikuti short course bergensi di luar negeri yang fully funded.
Pendaftaran terbuka bagi mahasiswa IAIN Parepare (Semua Jurusan)

 

 

Kamis, 17 Mei 2018

Minat Mahasiswa Terhadap Penelitian Masih Rendah

IAIN PAREPARE—Sebanyak 12 peserta dari dosen dan 4 mahasiswa Insitut Agama Islam Negeri (IAIN Parepare melaksankan seminar proposal penelitian  yang digelar Meeting room Pusat Penelitian  dan Pengabdian Masyarakat (P3M), Rabu, 16 Mei 2018.



Dr. Zainal Said Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) dan Dr. Sitti Jamila Amin Sekretaris P3M sebagai reviewer (tim penilai) pada seminar proposal tersebut.


Menurut Zainal Said  Seminar Proposal tersebut untuk “Mengantar para dosen peneliti agar proposal penelitiannnya betul-betul disesuaikan dengan harapan  kementrian dimana dalam penelitian tersebut terdapat tiga kalster yaitu Penelitian Peningkatan Kapasitas dan pengembangan, Penelitian Berbasiss Prodi, Penelitian Dasar Interdisipliner. Tiga klaster tersebut yang kita sampaikan kepada dosen IAIN Parepare untuk melakukakan penelitian dan diharapakan dalam seminar tersebut supaya fokus utama kajiannya jelas sesuai dengan klaster yang ditentukan, agar proposal-proposal ini disesuaiakan dengan standar ilmiah dan memberikan evaluasi agar disesuaikan dengan standar yang ada pada pedoman, dan kita megevaluasi proposal tersebut dan memberikan penilaian kemudian perbaikan-perbaikan yang diberikan sebelum turun melaksanakan penelitian”.



“Secara kuantitas kemampuan dan minat mahasiswa dalam riset masih sangat kurang, dari 27 program studi dan banyaknya rombel semester 6 keatas hanya 4 (empat) orang yang mengajukan proposal penelitian, padahal sudah 2 kali dilakukan perpanajangan. Sekiranya dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang signifikan sehingga kami bisa mengajukan proposal peningkatan anggaran yang tinggi juga. Anggaran penelitian tersebut selain untuk meriset kita juga bisa memberikan bantuan kepada mahasiswa untuk biaya penyelesainnya. Ungkap Sitti Jamila




Selasa, 15 Mei 2018

Seminar Hukum Prodi Hukum Pidana Islam Jadi Wadah Buka Wawasan

IAIN Parepare--- Program Studi (Prodi) Hukum Pidana Islam jurusan Syariah dan Ekonomi Islam menggelar seminar hukum di Aula IAIN Parepare (15/05). Seminar yang mengusung tema Hukum Pidana bagi Pelaku Hubungan Seks di Luar Nikah, dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen khususnya pada lingkup jurusan Syariah dan Ekonomi Islam.



H. Abdul Syatar ketua panitia sekaligus moderator seminar mengungkapkan kegiatan tersebut dilaksanakan guna memberi pemahaman kepada  mahasiswa terutama untuk menilai sejauh mana nilai relevansi antara hukum pidana Islam dengan hukum positif yang berkaitan dengan tema yang dipilih. Dengan menghadirkan pemateri Dr Marilang, SH, M.Hum (Dosen Senior dan calon guru besar UIN Alauddin Makassar) dengan pembanding H. Islamul Haq, Lc, M.A (Dosen IAIN Parepare, alumni Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir).

[caption id="attachment_8021" align="alignnone" width="300"] Sisi Kiri, H. Abdul Syatar, Lc, MHi (Moderator), Tengah H. Islamul Haq, Lc, M.A (Pembanding), dan  Sisi Kanan,  Dr Marilang, SH, M.Hum (Pemateri).[/caption]

Ketua jurusan Syariah dan Ekonomi Islam, Budiman mengungkapkan apresiasinya terhadap pelaksana kegiatan. "Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan prodi hukum pidana Islam karena ini wadah membuka wawasan," ungkap Budiman.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa hukum pidana Islam memiliki cakupan pembahasan yang luas. "Bicara hukum pidana Islam itu bukan hanya bicara tentang hukum mati, potong tangan. Pidana Islam luar biasa luasnya untuk menata kehidupan manusia. Harapan saya  adik-adik  mahasiswa tidak hanya berhenti membahas kulit-kulitnya saja tetapi masuk kedalam hal-hal yang lebih esensial kaitannya dalam bidang hukum," harap Budiman.

Sementara Muhammad Djunaidi pelaksana tugas Wakil Rektor I melihat  perkembangan zaman yang diakibatkan dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan sangat berpengaruh dalam kehidupan sosial khususnya pergaulan."Ketika kita berada di lingkungan sosial itu harus mengikuti irama segala sesuatu yang terjadi dalam pergaulan, kalau kita tidak berpegang pada Al Qur'an terkait dengan norma-norma keagamaan di situlah biasa terjadi pelanggaran termasuk di dalamnya akibat pergaulan bebas terjadi penyimpangan dalam bentuk hubungan seks di luar nikah," jelas Muhammad Djunaidi sebelum membuka seminar.